Knowledge Skills Enrichment Centre: Pusat Pengembangan Proses-Proses Pembelajaran Pengetahuan Melalui Teknologi Informasi


Tulisan idea untuk penerapan Knowledge Management secara lebih terbuka di lingkungan sekolah atau masyarakat.

Pendahuluan

Indonesia berkeinginan membangun sebuah masyarakat yang “modern dan beradab” berdasarkan pada moralitas dan integritas yang berdasarkan pada nilai-nilai luhur yang tertuang dalam cita-cita bangsa Indonesia . Cita-cita satu bangsa, termasuk Indonesia , bergantung pada kemajuan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bangsa itu sendiri. Tidak mungkin bangsa Indonesia mengalami kemajuan yang cepat dan dapat bersaing dalam era persaingan bebas dan global seperti sekarang ini, tanpa mempunyai strategi dan perencanaan yang jelas terhadap SDMnya sendiri.

Dan sebenarnya yang perlu dipahami secara baik adalah kemajuan dan kualitas SDM tersebut sangat bergantung pada pola penyebaran dan pengadopsian pengetahuan yang ada, dan juga mampu mengembangkan atau menciptakan pengetahuan baru untuk membentuk kemajuan di masa depan. Tanpa adanya pola penyebaran, pengadopsian, pengembangan dan penciptaan pengetahuan yang sistematik, maka kemajuan yang diperoleh dalam pengembangan SDM tersebut akan tetap berada di bawah negara-negara yang mempunyai kemajuan dalam memahami proses-proses pengetahuan itu sendiri.

Kemajuan teknologi informasi yang demikian cepat pada saat ini merupakan kesempatan dan tantangan untuk dapat mendukung proses-proses yang berhubungan dengan pengetahuan tersebut. Disamping hal tersebut, ternyata teknologi ini merupakan salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan dalam segala bidang secara lebih luas, seperti kedokteran, telekomunikasi, mesin, sosial, ekonomi dll. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi informasi secara optimal ke dalam proses-proses yang berhubungan dengan pengetahuan sangat penting, sehingga akan memudahkan bagi setiap orang, terutama pelajar, untuk dapat memahami dan mendalami subjek pengetahuan yang sedang dipelajarinya dengan baik. Knowledge Management (KM) merupakan satu langkah strategis untuk dapat diterapkan secara baik, karena KM ini merupakan satu metodologi yang sangat erat dengan proses-proses yang berhubungan dengan pengetahuan itu. Penerapan KM melalui dukungan teknologi informasi akan mendorong pemahaman pengetahuan yang meningkat, dan juga pemakaian Teknologi Informasi tersebut akan lebih optimal untuk mendukung proses-proses yang berhubungan pengetahuan itu.

Tulisan ini memberikan uraian terhadap satu pusat pengembangan yang berhubungan dengan proses-proses tersebut, dan pusat ini diberinama sebagai Knowledge Skills Enrichment Centre (KSEC). Dan sebelumnya akan dijelaskan tentang Knowledge Management secara ringkas.

Knowledge Management

Pada pertengahan tahun 1980-an, banyak individu dan organisasi mulai tertarik pada peran yang terus meningkat dari pengetahuan untuk dapat bertahan dalam lingkungan yang sangat kompetitif. Persaingan bebas dan internasional telah merubah dengan cepat bagi perusahaan / organisasi untuk secara serius menekankan pada kualitas, tanggapan, keberagaman dan kustomisasi produk dan jasa. Dan dalam survey 1989, beberapa pimpinan perusahaan besar dunia setuju bahwa pengetahuan merupakan faktor yang sangat fundamental yang berada dibalik keberhasilan perusahaan dan semua aktifitasnya. Mereka mempunyai anggapan bahwa kemampuan perusahaan untuk berkompetisi bergantung pada kualitas aset pengetahuan dan kemampuan pemanfaatannya dengan sempurna. Oleh karena itu banyak perusahaan-perusahaan besar dengan serius mencari cara untuk membangun dan mendapatkan nilai dari aset pengetahuan yang ada di dalam perusahaan mereka itu. Isu terhadap sumber yang utama ini, telah mendorong beberapa pimpinan negara yang berkembang untuk memberikan wawasannya terhadap masyarakatnya untuk siap-siap memasuki era pengetahuan, salah satu pimpinan negara berkembang yang sangat serius dengan hal ini adalah Perdana Menteri Malaysia .

Knowledge Management (KM) merupakan langkah strategis bagi setiap organisasi, termasuk lembaga pendidikan, untuk mampu memanfaatkan aset pengetahuan. Knowledge Management (KM) merupakan intervensi bersama-ssama dari sumber daya manusia, proses dan teknologi untuk mendukung proses pembuatan ( creation ), pembauran ( assimilation ), penyebaran ( dissemination ) dan pemanfaatan ( application ) pengetahuan di dalam lingkungan perusahaan / organisasi. Pembuatan pengetahuan (knowledge creation) adalah proses perbaikan pengetahuan tertentu selama proses pembelajaran. Pembauran pengetahuan (knowledge assimilation) adalah proses pengumpulan, penyimpanan dan penyaringan pengetahuan yang dibuat dengan pengetahuan yang sudah dipunyai sebelumnya. Penyebaran pengetahuan (knowledge dissemination) adalah proses akses dan distribusi pengetahuan untuk dipergunakan dalam pekerjaan yang lainnya. Pemanfaatan pengetahuan (knowledge application) adalah penggunaan pengetahuan yang ada untuk mendukung penyelesaian masalah-masalah yang dihadapinya. Pengetahuan dibangun atau dikembangkan melalui proses pengalaman dimana pengetahuan tersebut dipergunakan, seperti proses penyelesaian masalah, projek atau pekerjaan.

Beberapa lembaga pendidikan telah mencoba untuk menerapkan KM di lingkungannya, termasuk Multimedia University (MMU) yang berada di Cyberjaya , Malaysia , dimana penulis sendiri mengikuti pendidikan S3.

Knowledge Management System (KMS) merupakan sistem berbasis komputer untuk mendukung penerapan KM di organisasi, sehingga penyebaran dan pengaksesan pengetahuan akan lebih efisien dan efektif. Terdapat lima prinsip utama yang mendasari pengembangan Knowledge Management System (KMS) :

Menyimpan pengetahuan secara online dan dapat dilakukan secara online . Macam-macam pengetahuan dipublikasikan dalam bentuk digital, dan jika diperlukan dicetak dalam kertas. Pengetahuan disimpan dalam jaringan Intranet/Internet, tidak disimpan dalam kabinet-kabinet atau kotak-kotak, karena pengetahuan yang sudah dijadikan dalam bentuk digital akan lebih efisien untuk dipelihara, dan akan lebih mudah untuk dianalisa, ditelusuri, diperbaharui dan disebarluaskan.

Memudahkan akses pengetahuan online. Organisasi mempunyai tanggungjawab dan kewajiban untuk semua bagian untuk mempunyai akses yang sama terhadap pengetahuan yang sesuai dengan keperluannya

Para staff menjadi “Knowledge Worker”. Para staff dituntut untuk meningkatkan kemampuannya ketika melayani pelanggan internal atau eksternal, sehingga para staff mampu mengakses dengan segera terhadap pengetahuan yang terbaru dan akurat. Dalam hal ini, teknologi Web dapat memberikan fasilitas untuk mendorong perubahan budaya melalui lingkungan yang didukung oleh pengetahuan atau informasi yang dapat diakses dari berbagai lapisan, dan juga bisa saling melakukan sharing satu sama lain dengan mudah.

Berkerja secara kemitraan (teamwork) untuk mencapai sasaran. Terdapat kebutuhan yang mendesak untuk dapat melakukan kerjasama secara lebih baik diantara para anggota atau departemen.

Menghilangkan atau memperkecil penghalang dan memberikan contoh/model. Dalam era informasi, pimpinan perusahaan/organiasi seharusnya secara proaktif mendorong para staff untuk bisa saling berkerja sama, oleh karena itu pimpinan memberikan contoh atau model untuk selalu berbagi pengetahuan atau informasi dengan semua lapisan.

Knowledge Skills Enrichment Centre

Penerapan Knowledge Management (KM) untuk sebuah organisasi memerlukan komitmen dari pimpinan organisasi tersebut, dan salah satunya adalah dengan dibentuk satu unit yang secara khusus menangani penerapan KM ini. Hal ini perlu diperhatikan dengan baik, karena pengetahuan merupakan sumber yang sangat penting bagi organisasi yang bersangkutan. Melalui unit ini, maka penerapan KM akan dapat dilaksanakan secara baik dan berkesinambungan. Strategi dan aktifitas dapat disusun secara baik dan juga SDM dan Sumber Dana yang diperlukan untuk kelancaran penerapan KM tersebut dapat diperhitungkan juga.

Secara umum Knowledge Skills Enrichment Centre (KSEC) merupakan satu unit yang bertujuan mendukung penerapan Knowledge Management di lingkungan sekolah atau pendidikan, tetapi tidak menutup kemungkinan hasil-hasil kajian dan pengembangan dalam unit ini dimanfaatkan untuk pihak luar, apakah lembaga pendidikan atau perusahaan atau bahkan pemerintahan.

Sasaran yang ingin dicapai melalui unit KSEC ini adalah pengembangan metodologi, metoda dan tool/system untuk mendukung penerapan KM melalui dukungan teknologi informasi. Sehingga subjek pengetahuan yang dipelajari oleh setiap anggota di lingkungan sekolah, terutama oleh siswa, dapat dipahami dengan baik dan diakses dengan cepat dan merata. Sehingga modeling/simulasi dan akses jaringan merupakan sarana yang sangat baik untuk sasaran ini.

Tujuan

Tujuan pengembangan KSEC dapat dijelaskan lebih terperinci, sebagai berikut:

• Menyusun program penerapan Knowledge Management (KM) dengan dukungan Teknologi Informasi

• Mengembangkan metodologi, metoda dan tool/sistem untuk mendukung penerapan Knowledge Management (KM)

• Memberikan sosialisasi dan pelatihan penerapan Knowledge Management (KM) untuk pihak dalam dan juga pihak luar

Tantangan

Penerapan Knowledge Management (KM) bukan merupakan langkah yang langsung siap, tetapi merupakan proses yang panjang karena sangat berhubungan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pelaku dari proses-proses yang berhubungan pengetahuan itu sendiri. Beberapa tantangan yang akan dihadapi dalam penerapan KM di lingkungan sekolah yaitu:

• Ketersediaan infrastruktur teknologi informasi, termasuk terminal komputer, yang menjadi penunjang utama

• Belum terlatih SDM dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pendalaman dan penghayatan dari subjek pengetahuan itu sendiri, seperti modeling atau simulasi.

• Keterbatasan tool/sistem pendukung penerapan Knowledge Management (KM)

• Memerlukan sumber dana yang cukup untuk dapat mendukung penerapan Knowledge Management (KM) yang berkelanjutan.

Peluang

Penerapan dan pengembangan Knowledge Management (KM) juga memberikan peluang yang cukup luas bagi unit ini:

• Penerapan dan pengembangan KM merupakan hal yang baru, terutama sekali dalam lingkungan pendidikan, sehingga hasil kajian dan pengembangan dapat dijual secara komersial atau tidak, dan hal ini dapat dilakukan ke lembaga pendidikan lagi atau perusahaan, termasuk lembaga pemerintahan atau secara global.

• Peningkatan SDM melalui proses-proses pembelajaran yang berkelanjutan, sehingga memungkinkan keterlibatan pihak luar dan dalam untuk dapat secara terus menerus melakukan sinergi, misalnya alumni yang telah berada di luar lembaga akan dapat terlibat untuk melakukan share pengalaman baru untuk pihak yang masih berada di dalam lembaga.

Program

Program-program untuk mendukung penerapan KM sebagai pengembangan proses pembelajaran pengetahuan melalui dukungan Teknologi Informasi sangat beragam dan akan terus berkembang, tetapi dapat disusun sesuai kebutuhan prioritas. Di bawah ini beberapa program yang dapat dilaksanakan :

  1. Pengembangan Sistem Knowledge Management yang diintegrasikan dengan sistem administrasi sekolah yang sudah ada, dimana KM diarahkan untuk mendukung peningkatan pemahaman subjek pelajaran.
  2. Pengembangan model-model yang dapat dijadikan sebagai sarana simulasi
  3. Pengembangan materi online
  4. dll.

Program-program yang akan disusun harus berhubungan dengan visi, misi dan strategi lembaga pendidikan tersebut, sehingga dapat disusun secara prioritas.

Penutup

Knowledge Management (KM) merupakan pendekatan yang sangat strategis bagi lembaga pendidikan, karena lembaga pendidikan merupakan satu lembaga yang sangat erat dengan proses-proses yang berhubungan dengan pengetahuan. Oleh karena itu KM harus menjadi perhatian penting untuk mendukung pengembangan SDM yang lebih baik dan cepat. Knowledge Skills Enrichment Centre (KSEC) merupakan satu unit penting dalam pengembangan lembaga pendidikan sebagai pusat pendalaman dan penyebaran pengetahuan yang didukung melalui Teknologi Informasi. Sehingga pemanfaatan Teknologi Informasi secara optimum untuk mendukung proses belajar dan mengajar terhadap subjek pelajaran dapat dilaksanakan secara baik.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s